ini indonesia apa singapur ya (Dalam hati)?
Dari bandara Langsung saya dijemput Bustrans solo kekota.
Dikota yang tertata rapi saya kaget liat bus bertingkat yang sudah punah dijakarta, Pedagang kaki lima modern banget, Masakanya bersih, tertata rapi, terus penjualnya juga rapi pake baju seragam,
tamannya juga tambah banyak ada dimana2 rindang,Sejuk banget walau lagi musim kemarau,
petugas kebersihan yang sigap selalu satndby disetiap sudut taman bersihin setiap daun dan kotoran yang jatuh, masyarakatnya masih ramah-ramah, terjaga selalu image solo yang terkenal Ramah sejak dulu,
kalau malam banyak sepeda dan becak berhias lampu berwarna-warni mengelilingi alun-alun utara kota solo, puas keliling alun2 cuma bayar nggak lebih dari Rp.7000,-
kalau sudah letih bisa langsung slonjoran sambil makan malam yang nikmat nggak ada duanya.

Lambchop dengan saus jamur, Beukenhoff, Museum Ullen Sentalu, Kentang tumbuknya leleh di mulut, pekat dengan mentega dan keju. Tokoh utama Daging Kambing tanpa lemak. Jadilah saya makan sambil merasakan sensasi nikmat
Maknyoosss... mantap markotopp!!!
Pengen lagi secepatnya kesana lagi bareng istri. AYO WUJUDKAN JAKARTA BARU BANG JO!!!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar